Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan peringatan keras kepada Iran, menyatakan bahwa Teheran akan dianggap bertanggung jawab dan menghadapi konsekuensi “mengerikan” atas setiap serangan yang dilancarkan oleh kelompok Houthi di Yaman.
Tindakan Trump dan Tuduhan Terhadap Iran
-
Aksi Militer AS: Peringatan ini datang setelah militer AS melancarkan serangan udara selama akhir pekan untuk mencegah serangan yang dilakukan oleh Houthi.
-
Tanggung Jawab Iran: Trump menegaskan bahwa setiap tembakan dari Houthi akan diatributkan kepada Iran, yang dituduh memberikan dukungan senjata, uang, peralatan militer canggih, dan intelijen kepada kelompok tersebut.
-
Tuduhan Terhadap Iran: Trump menuduh Iran mendikte setiap gerakan Houthi, serta menyatakan bahwa semua serangan yang dibenci oleh rakyat Yaman berasal dan diciptakan oleh Iran.
Serangan Udara AS dan Reaksi
-
Sasaran dan Korban: Serangan udara skala besar AS menargetkan Houthi di Yaman, menewaskan puluhan orang termasuk tokoh pemimpin Houthi.
-
Alasan Serangan: Trump menjelaskan bahwa tindakan AS bertujuan untuk mengakhiri ancaman terhadap pelayaran internasional di Laut Merah yang dilakukan oleh Houthi, sambil menuntut agar dukungan Iran segera dihentikan.
Respons dan Ancaman Balasan
-
Ancaman AS: Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, bersumpah untuk terus menyerang Houthi hingga serangan terhadap kapal-kapal internasional di Laut Merah dihentikan.
-
Ancaman Houthi: Kelompok Houthi menyebut serangan AS sebagai “kejahatan perang” dan menyatakan kesiapan untuk menghadapi eskalasi lebih lanjut. Mereka juga mengklaim menyerang kapal induk AS, namun klaim ini dibantah oleh militer AS.
Sementara AS dan Iran terus terlibat dalam konflik di wilayah tersebut, situasi tetap tegang dan monitor untuk perkembangan lebih lanjut.